Shalahuddin al-Ayyubi
Shalahuddin al-Ayyubi adalah seorang penerus perjuangan Nuruddin Zanki. Ia dilahirkan dari suku Kurdi, Shalahuddin tumbuh besar di wilayah Syam karena ayahnya pindah ke Aleppo membantu perjuangan Imaduddin Zanki, ayah dari Nuruddin Zanki. Di Aleppo Shalahuddin kecil mempelajari agama dan kemiliteran. Kemudian ia bergabung ke dalam pasukan pamannya, Asaduddin Syirkuh, yang merupakan salah seorang panglima pasukan Nuruddin Zanki.
Di bawah bimbingan Nuruddin Zanki, karir Shalahuddin terus menanjak, hingga ia diamanahi untuk memimpin Mesir setelah mengusir orang-orang Fatimiyah dari wilayah Sunni itu. setelah Nuruddin wafat, Shalahuddin menempati kekuasaannya. Ia pun jadi pemimpin Mesir dan Syam. Misi pembebasan Jerusalem pun dilanjutkan.
Pada Perang Hattin tahun 583 H/1187 M, Shalahuddin berhasil mengalahkan Pasukan Salib. Dalam waktu hanya tiga bulan, wilayah-wilayah yang dikuasai Tentara Salib; Acre, Beirut, Sidon, Nablus, Jaffa, dan Ashkelon kembali ke tangan kaum muslimin. Kemudian Jerusalem setelah 88 tahun dikuasai oleh Pasukan Salib.
