Ketika Maryam Bertemu Kaumnya Setelah Melahirkan Isa
Setelah kelahiran Nabi Isa As, dan Maryam juga telah merasakan ketenangan, Maryam-pun kemudian pulang dan bertemu kaumnya. Mereka berkata,
"Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”. (QS:Maryam: 27-28).
Berbeda dengan keluarganya yang mempertanyakan keadaannya, orang-orang fasik langsung menuduh Maryam. Mereka menuduh Maryam dengan telah melakukan sesuatu yang sangat mungkar, yakni perzinahan. Mereka bawa-bawa kedua orang tuanya yang baik-baik, agar Maryam semakin malu.
Kemudian mereka tuduh Nabi Zakariya yang menzinainya. Tanpa pengadilan, mereka hakimi Zakariya dengan membunuhnya. Di antara mereka juga ada yang menuduh bahwa Yusuf an-Najjar (sepupu Maryam) adalah bapak dari Isa.
