image
Saat Nabi Yunus As Ditelan Ikan Paus
Saat Nabi Yunus AS ditelan bulat-bulat oleh ikan paus, beliau dibawa ikan tersebut kedalam 3 kegelapan sekaligus. Diantaranya:1. Gelapnya malam2. Dalamnya dasar lautan3. Gelapnya perut ikan paus Coba bayangkan bagaimana gelapnya saat itu. Gelap dan sunyinya kuburan kita nanti saja sudah menakutkan sebelum diadili. Nabi Yunus As sendirian dan tidak bisa melihat dirinya sendiri karena gelap yang menyelimutinya. Namun, dengarkan ini! Ia tidak ketakutan akan meninggal di sana, kegelapan, kekurangan makanan, dll. Ia juga tidak fokus kepada bagaimana cara keluar dari dalam ikan tersebut, bagaimana jika merobek perut ikan, bagaimana ini dan itu. Namun ia fokus kepada Allah SWT. Saat itu ia merenung, menyadari kekhilafannya bahwa merasa diri bisa merubah keadaan kaumnya. Ia berfokus memperbaiki diri, membenahi tauhidnya dalam kegelapan, meninggikan Allah SWT dan merendahkan diri dihadapan-Nya dan mengakui kesalahannya. "...maka Yunus bermunajat dalam keadaan yang sangat gelap: 'Bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau. Maha suci Engkau, sesungguhnya aku adalah Termasuk orang-orang yang zalim'. Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.” (QS. Al Anbiya’: 87-88)."Maka Yunus ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela. Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang 'banyak mengingat Allah', niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit".(Qs. Ash-shaffat: 142-144)