Bahaya Besar Yang Mengancam Kelahiran Nabi Ibrahim As
Nabi Ibrahim As lahir di negeri Babilonia. Saat itu, negeri tersebut dipimpin oleh seorang raja yang sangat kejam bernama Namrud bin Kan'an. Raja Namrud dan rakyatnya menyembah patung berhala. Ukuran patung-patung yang disembahnya itu sangat besar dan dipajang di seluruh penjuru negeri.
Suatu malam, Raja Namrud mengalami mimpi buruk dan aneh. Didalam mimpinya itu, ia melihat seorang anak laki-laki yang masuk ke dalam istana mengambil mahkota kebanggaannya. Saat ia terbangun, ia langsung memanggil ahli nujum tanpa menunggu hari berganti pagi karena ia sangat penasaran dengan mimpinya itu.
Tidak lama kemudian, berkumpul-lah para ahli nujum. Kemudian Raja Namrud menceritakan mimpinya, dan para ahli nujum menjelaskan arti dari mimpi sang raja.
salahsatu ahli nujum itu berkata "Baginda Raja, arti mimpi itu memberikan tanda bahwa akan lahir seorang bayi laki-laki di negeri ini. Ketika bayi itu dewasa, dengan gagah berani ia akan menghancurkan kekuasaan Yang Mulia,"
Mendengar hal itu, Raja Namrud pun murka. Ia segera memerintahkan tentaranya untuk membunuh semua bayi laki-laki yang lahir di Babilonia. Bersamaan dengan turnnya perintah Raja Namrud As, Ibunda Nabi Ibrahim As sedang mengandung Nabi Ibrahim As. Saat itu kandungannya sudah memasuki usia sembilan bulan. Artinya, Nabi Ibrahim As akan segera lahir. Namun, demi keselamatan sang bayi, Ibunda Nabi Ibrahim As berusaha menyembunyikan kehamilannya itu. Setiap kali bertemu dengan orang-orang, sang Ibunda selalu berusaha menutupinya agar orang-orang tersebut tidak menyadari kalau dirinya sedang hamil.
Pada saat masa kelahiran semakin dekat, perlakuan tentara Namrud semakin sewenang-wenang. Tidak segan-segan mereka mendobrak pintu rumah dan memeriksa apakah ada yag melahirkan bayi laki-laki, lalu mereka membunuhnya.
Karena takut jika yang lahir bayi laki-laki kan dibunuh oleh tentara Raja Namrud, Ibunda Nabi Ibrahim As beserta suaminya (Aazar) secara sembunyi-sembunyi bergegas meninggalkan kampung menuju ke sebuah tempat yang tidak seorangpun mengetahuainya. Dan di gua tersebutlah Nabi Ibrahim As dilahirkan.
