Ketakutan Ayah Nabi Ibrahim As
Saat Nabi Ibrahim As Melihat seisi rumahnya yang penuh dengan patung berhala. Apalagi sang ayah adalah penyembah sekaligus ahli pembuat berhala yang dipesan oleh raja.
Melihat keadaan itu dengan sangat sopan, Nabi Ibrahim As menyampaikan dakwah kepada ayahnya. Nabi Ibrahim As mengajak ayahnya untuk menyembah Allah SWT dan meninggalkan patung-patung berhala. Namun, ayah nabi Ibrahim As tetap berkeras hati menolak ajakan sang anak.
Orangtua Nabi Ibrahim As kini dihinggapi perasaan cemas atas kelakuan anaknya akan diketahui Raja Namrud. Nabi Ibrahim As pun mengerti kecemasan orangtuanya itu dan berusaha untuk menenangkan mereka.
Nabi Ibrahim As berkata, "Tenang Ayah, jangan khawatir. Semoga Allah SWT bersama kita,".
Kecemasan ayahnya saat itu tidak juga hilang. Hingga suatu hari, Ayah Nabi Ibrahim As datang menghadap raja Namrud dan mengutarakan isi hatinya.
Ayah Nabi Ibrahim As (Aazar) berkata kepada sang raja,"Paduka, sesungguhnya anak laki-laki yang ditakutkan selama ini oleh paduka adalah anak hamba sendiri. Dia lahir dan besar di luar pengawasan hamba. Dan sekarang anak itu datang dengan membawa kabar dari Tuhanyya. Terserah kepada Paduka, hendak diapakan dia. Tetapi, janganlah melibatkannya dengan hamba,".
