image
Strategi Khalid bin Walid di Perang Mu’tah
Di Perang Mu’tah (perang yang terjadi pada tahun 8 H), 3000 pasukan Islam dikepung oleh 100.000 pasukan Romawi. Saat itu, tiga panglima pasukan kaum muslimin gugur di Mu’tah: Zaid bin Haritsah, Ja’far bin Abi Thalib, dan Abdullah bin Rawahah radiallahu ‘anhum. Kemudian orang-orang mengangkat Khalid bin al-Walid menjadi panglima dalam perang tersebut. Sadar dengan jumlah yang tidak sepadan, Khalid membuat taktik mundur yang begitu rapi. Gerakan mundur yang direncanakan sedemikian rupa sehingga musuh takut untuk mengejar. Strategi yang unik, mundur dari medan perang, tapi musuh yang jumlahnya sangat besar, tersusun, dan bersenjata lengkap malah merasa ketakutan. Sehingga mereka tidak berani mengejar. Kaum muslimin pun pulang dengan selamat. Bahkan, setelah peperangan, taktik itu memberikan ketakutan yang membekas. Pasukan romawi yang sebelumnya meremehkan kaum muslimin, kini melihat mereka sebagai musuh yang menakutkan.