image
Perang al-Abwa atau Waddan
Perang Al-abwa atau Waddan merupakan pertempuran pertama yang melibatkan pasukan muslim dan Rasulullah Saw. Perang ini terjadi pada bulan Shafar tahun 2 H/623 M. Waddan adalah suatu daerah yang terletak 250 Km di Tenggara Kota Madinah. Perang ini dipimpin langsung oleh Rasulullah Saw. Perang ini juga melakukan penyergapan Kafilah dan berlangsung pada 623-624 M, yang kemudian menyebabkan Perang Badar. Sebagian besar pertempuran yang terjadi di Waddan Abwa hanyalah pertempuran kecil, terkadang hanya penembakan anak panah dan tanpa korban, yang kemudian menjadi awal dari konflik yang lebih besar. Latar belakang yang mendasari perang ini adalah saat Rasulullah Saw dan para pengikutnya hijrah ke Madinah pada tahun 622 H, kaum Quraisy menyita barang yang mereka tinggalkan. Dari Madinah, beberapa Muslim menyerang kafilah-kafilah Quraisy yang melakukan perjalanan dari Syria ke Mekkah. pada tahun 624 H, Abu Sufyan pun memimpin salah satu kafilah, dan ketika para muslim menyergap kafilah, dia kemudian meminta bantuan dari Quraisy. Hal ini kemudian mengakibatkan Perang Badar, yang berakhir dengan kemenangan Muslim. Namun, Abu Sufyan berhasil pulang ke Mekkah. Kematian para pemimpin Quraisy yang dalam pertempuran Badar menjadikannya sebagai pemimpin Mekkah. Kemudian, Abu Sufyan masuk Islam dan menjadi salah satu sahabat nabi setelah Muhammad menunjukkan belas kasihan kepadanya ketika Mekkah dikuasai. Dalam sebuah hadits yang terkenal, Abu Sufyan berkata: "Ini mataku, yang telah terluka demi Allah dan Islam". Dan pada saat kafilah-kafilah Bani Dhumrah disergap, negosiasi dimulai dan kedua pemimpin (Muhammad dan Makhsyi bin Amr Adh-Dhumrah) menyetujui perjanjian untuk tidak saling menyerang, Bani Dhumrah berjanji untuk tidak menyerang Muslim atau sisi dengan Suku Quraisy. Isi dari perjanjian tersebut adalah sebagai berikut:"Surat ini adalah dari Muhammad Rasullulah, mengenai Bani Dhumrah yang mana ia (Muhammad) jaga keselamatan dan keamanan dari nyawa dan harta mereka. Mereka dapat meminta bantuan dari pihak Muslim, kecuali bila mereka menentang agama Allah. Diharapkan bagi mereka untuk membantu nabi bila dimintai bantuan."