image
Keutamaan Utsman bin Affan
Sayyidina Utsman bin Affan merupakan sahabat Rasulullah Saw yang pemalu nan syahdu. Merelakan seluruh hartanya hanya untuk kepentingan umat dan Islam. Sang dzun nurain, sahabat sekaligus menantu Rasulullah Saw yang lembut hatinya. Berikut ini merupakan nasehat dari Sayyidina Usman bin Affan, semoga bermanfaat. Beliau mempunyai nama lengkap 'Utsman bin 'Affan bin Abu al-'Ash bin Umayyah bin 'Abd Syams bin 'Abd Manaf al-Qurasyi al-Umawi. salah satu as-sabiqun al-awwalun (orang-orang yang pertama menyambut dakwah Islam) yang mengikrarkan diri sebagai seorang muslim karena dakwah Abu Bakar Ash-Shiddiq. Di saat kaum kafir Quraisy mengingkari dan menolak seruan dakwah Rasulullah Saw, ia justru membentangkan tangan, membuka hati, dan meyakini tanpa keraguan. Ketika seruan hijrah dikumandangkan, beliau adalah termasuk seorang yang tampil melaksanakan perintah sehingga beliau dua kali berhijrah, ke negeri Habasyah dan Madinah. Sayyidina Utsman bin Affan sangat cinta kepada Al-Qur'an. Kecintaannya telah membuahkan hasil yang senantiasa dikenang hingga hari kiamat. Peristiwa pengumpulan Al-qur'an dan penyeragaman bacaan adalah bukti nyata bagi seorang yang mau merenunginya. Beliaulah sahabat yang telah meriwayatkan sabda Rasulullah Saw, "Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al Qur'an dan mengajarkannya". Baginda Rasulullah Saw sendiri menggambarkan sosok Utsman bin Affan sebagai pribadi yang rendah hati, jujur dan pemalu diantara sahabat lainnya. Bahkan karena sifat tersebut, Rasulullah pun enggan dan malu kepadanya. Suatu ketika, Sayyidah Aisyah bertanya kepada Rasulullah Saw, "‘Abu Bakar masuk tapi engkau biasa saja dan tidak memberi perhatian khusus, lalu Umar masuk engkau pun biasa saja dan tidak memberi perhatian khusus. Akan tetapi ketika Utsman masuk engkau terus duduk dan membetulkan pakaian, mengapa?’ Rasullullah menjawab, 'Apakah aku tidak malu terhadap orang yang malaikat saja malu kepadanya?'.” (HR. Muslim) Ada beberapa keutamaan yang dimiliki oleh Sayyidina Utsman bin Affan, diantaranya: Dzun-Nurain (pemilik dua cahaya); Orang yang dua kali hijrah; Juru tulis wahyu; Mengorbankan harta dijalan Allah SWT tanpa batas; Membantu angkatan perang pada masa sulit yang sedang memuncak; Membeli bahan rumah untuk disumbangkan kepada umat Islam; Memperluas bangunan ka'bah; Menyatukan umat Islam dengan Kitabullah; Penyabar, pemalu dan tulus; Orang yang diberi kabar gembira dari syurga; Orang yang gugur sebagai syahid.