Kisah Abu Bakar As-Siddiq yang Rela Memberikan Harta Bendanya di Jalan Allah SWT
Sebelum masuk islam, Abu Bakar as-Siddiq adalah salah seorang quraisy yang kaya raya. Namun setelah masuk islam, ia menjadi orang yang sangat sederhana. Sedikit kisah, pada saat menghadapi perang Tabuk, Rasulullah Saw bertanya kepada para sahabat, Siapa yang bersedia memberikan harta bendanya dijalan Allah SWT. Abu Bakar lah yang pertama menjawab:”Saya ya Rasulullah". Akhirnya Abu Bakar memberikan seluruh harta bendanya untuk jalan Allah SWT. Melihat hal itu, Nabi SAW bertanya lagi kepadanya: ”Apalagi yang tinggal untukmu wahai Abu Bakar?” ia menjawab:”Cukup bagiku Allah dan Rasul-Nya”.
Diriwayatkan bahwa selama enam hari dalam seminggu, Abu Bakar selalu dalam keadaan lapar. Pada suatu hari Rasulullah Saw pergi ke masjid, dan disana Nabi Saw bertemu dengan Abu Bakar dan Umar bin Khattab. Kemudian ia bertanya:”Kenapa anda berdua sudah ada di masjid?” Kedua sahabat itu menjawab:”Karena menghibur lapar”.
Diceritakan pula bahwa Abu Bakar hanya memiliki sehelai pakaian. Ia berkata: ”Jika seorang hamba begitu dipesonakan oleh hiasan dunia, Allah SWT akan membencinya sampai ia meninggalkan perhiasan itu.” Oleh karena itu Abu Bakar memilih takwa sebagai pakaiannya. Ia menghiasi dirinya dengan sifat-sifat rendah hati, santun, sabar, dan selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan ibadah dan zikir.
