image
Kisah Asma binti Abu Bakar dan Kakeknya; Abu Quhafah
Pada suatu masa, Abu Bakar pergi berhijrah bersama Rasulullah Saw. Saat itu, Abu Bakar membawa semua uangnya yang berjumlah sekitar lima atau enam ribu dollar. Ia sama sekali tidak menyisakan sedikitpun untuk anaknya; Asma. Abu Quhafah adalah ayah dari Abu Bakar yang telah buta. Suatu hari, Abu Quhafah menemui Asma. Ia menyatakan kesedihan dan penyesalan karena Abu Bakar tidak menyisakan harta untuk Asma dan Aisyah. Abu Quhafah juga menyatakan bahwa Abu Bakar telah membebani keduanya. Asma menjawab bahwa ayahnya sama sekali tidak membebani mereka. Asma mengatakan, “Tidak sama sekali. Ayah telah meninggalkan harta yang sangat banyak”. Setelah itu, Asma mengumpulkan batu-batu dan membuat lubang di dalam rumah. Kemudian ia menempatkan batu-batu itu ke dalam lubang tersebut. Setelah batu-batu itu ditutup dengan kain, Asma memegang tangan Abu Quhafah dan menempelkan tangannya di atas kain itu. Asma berkata, “Inilah harta yang ditinggalkan oleh ayah untuk kami”. Abu Quhafah pun menjadi lega. Ia beranggapan bahwa Abu Bakar telah meninggalkan harta yang cukup untuk cucu-cucunya. Sebenarnya, Abu Bakar sama sekali tidak meninggalkan harta benda sedikit pun. Hal itu dilakukan Asma agar kakeknya tidak bersedih hati.