Setiap Berdoa, Rasulullah Saw Selalu Meminta Istiqomah
Rasulullah Saw selalu berdoa agar diteguhkan hati dalam ketaatan. Ingatlah, kita butuh doa agar bisa istiqamah karena hati kita bisa saja berbolak-balik. Maka dari itu, do’a yang paling sering Nabi Saw panjatkan adalah,“Ya muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘alaa diinik (Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu).”
Cerita lengkapnya bisa dilihat dalam hadits berikut ini.Syahr bin Hawsyab berkata bahwa ia berkata pada istri Nabi Saw; Ummu Salamah,“Wahai Ummul Mukminin, apa do’a yang sering dipanjatkan oleh Rasulullah Saw jika berada di sisimu?”
Ummu Salamah menjawab,“Yang sering dibaca oleh Rasulullah Saw adalah, ’Ya muqollibal quluub tsabbit qolbii ‘ala diinik (Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu)’.”
Ummu Salamah pernah bertanya kepada Rasulullah Saw,“Wahai Rasulullah, kenapa engkau lebih sering berdo’a dengan do’a, ’Ya muqollibal quluub tsabbit qolbii ‘ala diinik (Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu)’. ” Nabi Saw seraya menjawab,“Wahai Ummu Salamah, yang namanya hati manusia selalu berada di antara jari-jemari Allah SWT. Siapa saja yang Allah kehendaki, maka Allah akan berikan keteguhan dalam iman. Namun siapa saja yang dikehendaki, Allah pun bisa menyesatkannya.”
Setelah itu, Mu’adz bin Mu’adz (yang meriwayatkan hadits ini) membacakan ayat,“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami.” (QS. Ali Imran: 8) (HR. Tirmidzi, no. 3522; Ahmad, 6: 315. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)
